Rabu, 18 Juni 2014

Overheat pada mobil corolla twin cam

Hallo semua,ketemu lagi di bengkel spesialis radiator "WIDODO". Saat ini kami akan mencoba posting permasalahan radiator toyota twin cam. Belum lama ini kami menerima sebuah sms konsultasi yang berisi seperti di bawah ini.
Kami akan mencoba memberi usulan/saran yang semoga dapat membantu dan jawaban kami ini sesuai dengan pengalaman yang kami miliki. Seandainya banyak kekurangan dan kesalahan silahkan di koreksi lewat kolom komentar di bawah. Berikut adalah petikan sms yang kami terima.

Selamat siang pak...
maaf mau tanya kalau mobil twin cam saya tahun 89...
Mobil saya sudah turun mesin keseluruhan ganti pakai original...
Tapi permasalahan muncul diradiator ketika AC dinyalakan jadi overheat..
Sedangkan radiator sudah 2x dibersihkan tapi tetap aja overheat...
Arah kipas fan atau pun kipas AC posisi sudah benar...
Dan ketika overheat kondisi radiator airnya panas sampai tempat cadangan air pun panas parah...
Kira2 apa penyebabnya ya?

Berikut jawaban yang kami berikan,semoga membantu dan seandainya ada teman yg punya saran lain atau pernah mengalami silahkan menambahkan di komentar ya.

Mari kita urai satu demi satu.
Turun mesin sudah ...berarti dah ok.kita anggap kondisi mesin beres.
Service radiator sudah... Kita anggap juga beres.
Putaran kipas/fan arahnya benar... Kita juga anggap kipas gak bermasalah.

Yang belum di cek adalah water pump,selang",tutup radiator,kecepatan putaran kipas dan kondisi radiator itu sendiri.
Mari kita cek yg belum sempat di cek.
Pertama Water pump untuk cek water pump cukup mudah caranya buka tutup radiator nyalakan mesin dan lihat apakah air bersirkulasi dengan baik atau tidak. Kalau putaran lambat apalagi saat di gas air meluap mungkin water pump sudah tidak layak pakai.

Ke dua cek selang-selang radiatornya coba di tekan pakai tangan apakah selangnya sudah lembek. Kalau dah lembek lebih baik ganti karena selang yg lembek apalagi dulu nya air pernah bercampur oli maka saat di gas tinggi selang bawah akan kempot dan menyebabkan sirkulasi terhambat.
Cek selang sekalian aja cek tutup radiatornya. Kalau karet di rasa sudah keras atau lembek lebih baik ganti baru.

Ke tiga coba cek putaran kipasnya. Arah sudah benar tapi kalau putaran lambat juga akan menyebabkan panas. Caranya letakkan selembar tisu/ kertas kecil di depan kondensor ac saat kipas menyala. Apakah tisu itu tersedot dan nempel si kondensor dengan kuat atau gak. Kalau gak nempel dengan kuat berarti putaran tidak maksimal. Lebih baik ganti motornya dengan yang baru.

Kalau langkah" itu sudah di lakukan tapi masih overheat maka lakukan langkah ke empat yakni melihat kondisi radiatornya. Apakah radiator sudah banyak tambalan sehingga jalurnya sudah tidak lancar mengingat untuk twin cam radiatornya model singel row. Atau bengkel radiator bilang 1 ply. Kalau memang di rasa radiator yang bermasalah ganti dengan radiator yang memiliki kapasitas air lebih banyak.mengingat usia mobil yang sudah dari tahun 89. Kemungkinan sudah berulang kali di slep silinder heatnya. Jadi kapasitas air sudah agak berkurang. Untuk menambah kapasitas air lagi sebaiknya ganti radiator yang memiliki jalur lebih banyak. Atau di pesankan ke ke bengkel radiator dengan spek 2 row/ 2 ply. Tapi sebaiknya cari bengkel yang benar" rekomended. Dan seandainya pesan seyogyanya minta bahan yang baru. Karena kalau bahan bekas untuk di rangkai lagi biasanya dari sisi keawetannya berkurang. Dan minta lah yang memiliki bahan full kuningan. Karena selain awet juga gampang dalam melepaskan panas.

Itu jawaban yang kami berikan,semoga bermanfaat dan cepat teratasi permasalahan overheatnya.
Bagi teman-teman yang ingin menambahkan silahkan berikan komentarnya di kolom komentar.
By widodo radiator

Nb:barangkali ada teman-teman yang ingin pesan radiator untuk mobil apa saja silahkan hubungi kami di 08995089172 atau di bb 751d1c7c
Kami menerima pesanan dan perakitan radiator apa saja. Dengan bahan full kuningan baru baik 1 ply,2 ply maupun 3 ply.

Overheat pada mobil corolla twin cam

Hallo semua,ketemu lagi di bengkel spesialis radiator "WIDODO". Saat ini kami akan mencoba posting permasalahan radiator toyota twin cam. Belum lama ini kami menerima sebuah sms konsultasi yang berisi seperti di bawah ini.
Kami akan mencoba memberi usulan/saran yang semoga dapat membantu dan jawaban kami ini sesuai dengan pengalaman yang kami miliki. Seandainya banyak kekurangan dan kesalahan silahkan di koreksi lewat kolom komentar di bawah. Berikut adalah petikan sms yang kami terima.

Selamat siang pak...
maaf mau tanya kalau mobil twin cam saya tahun 89...
Mobil saya sudah turun mesin keseluruhan ganti pakai original...
Tapi permasalahan muncul diradiator ketika AC dinyalakan jadi overheat..
Sedangkan radiator sudah 2x dibersihkan tapi tetap aja overheat...
Arah kipas fan atau pun kipas AC posisi sudah benar...
Dan ketika overheat kondisi radiator airnya panas sampai tempat cadangan air pun panas parah...
Kira2 apa penyebabnya ya?

Berikut jawaban yang kami berikan,semoga membantu dan seandainya ada teman yg punya saran lain atau pernah mengalami silahkan menambahkan di komentar ya.

Mari kita urai satu demi satu.
Turun mesin sudah ...berarti dah ok.kita anggap kondisi mesin beres.
Service radiator sudah... Kita anggap juga beres.
Putaran kipas/fan arahnya benar... Kita juga anggap kipas gak bermasalah.

Yang belum di cek adalah water pump,selang",tutup radiator,kecepatan putaran kipas dan kondisi radiator itu sendiri.
Mari kita cek yg belum sempat di cek.
Pertama Water pump untuk cek water pump cukup mudah caranya buka tutup radiator nyalakan mesin dan lihat apakah air bersirkulasi dengan baik atau tidak. Kalau putaran lambat apalagi saat di gas air meluap mungkin water pump sudah tidak layak pakai.

Ke dua cek selang-selang radiatornya coba di tekan pakai tangan apakah selangnya sudah lembek. Kalau dah lembek lebih baik ganti karena selang yg lembek apalagi dulu nya air pernah bercampur oli maka saat di gas tinggi selang bawah akan kempot dan menyebabkan sirkulasi terhambat.
Cek selang sekalian aja cek tutup radiatornya. Kalau karet di rasa sudah keras atau lembek lebih baik ganti baru.

Ke tiga coba cek putaran kipasnya. Arah sudah benar tapi kalau putaran lambat juga akan menyebabkan panas. Caranya letakkan selembar tisu/ kertas kecil di depan kondensor ac saat kipas menyala. Apakah tisu itu tersedot dan nempel si kondensor dengan kuat atau gak. Kalau gak nempel dengan kuat berarti putaran tidak maksimal. Lebih baik ganti motornya dengan yang baru.

Kalau langkah" itu sudah di lakukan tapi masih overheat maka lakukan langkah ke empat yakni melihat kondisi radiatornya. Apakah radiator sudah banyak tambalan sehingga jalurnya sudah tidak lancar mengingat untuk twin cam radiatornya model singel row. Atau bengkel radiator bilang 1 ply. Kalau memang di rasa radiator yang bermasalah ganti dengan radiator yang memiliki kapasitas air lebih banyak.mengingat usia mobil yang sudah dari tahun 89. Kemungkinan sudah berulang kali di slep silinder heatnya. Jadi kapasitas air sudah agak berkurang. Untuk menambah kapasitas air lagi sebaiknya ganti radiator yang memiliki jalur lebih banyak. Atau di pesankan ke ke bengkel radiator dengan spek 2 row/ 2 ply. Tapi sebaiknya cari bengkel yang benar" rekomended. Dan seandainya pesan seyogyanya minta bahan yang baru. Karena kalau bahan bekas untuk di rangkai lagi biasanya dari sisi keawetannya berkurang. Dan minta lah yang memiliki bahan full kuningan. Karena selain awet juga gampang dalam melepaskan panas.

Itu jawaban yang kami berikan,semoga bermanfaat dan cepat teratasi permasalahan overheatnya.
Bagi teman-teman yang ingin menambahkan silahkan berikan komentarnya di kolom komentar.
By widodo radiator

Nb:barangkali ada teman-teman yang ingin pesan radiator untuk mobil apa saja silahkan hubungi kami di 08995089172 atau di bb 751d1c7c
Kami menerima pesanan dan perakitan radiator apa saja. Dengan bahan full kuningan baru baik 1 ply,2 ply maupun 3 ply.

Jumat, 02 Mei 2014

Mobil carry overheat saat ac dinyalakan

Assalamulaikum wr.wb
Saat ini kami akan posting tentang permasalahan overheat pada mobil carry 1.0.
Beberapa hari yang lalu kami mendapat sebuah pertanyaan dari seorang teman yang berada di pekalongan.

Pertanyaannya kurang lebih seperti ini,
Mas,kenapa ya mobil saya yang carry 1.0 th 1988 kalau pakai ac selalu overheat. Padahal radiator sudah saya ganti dengab yang baru.

Kami sebenarnya sedikit bingung juga kira-kira apanya ini yang bermasalah.

Kami tanya ac pakai punya apa pak???
Beliau bilang kompresor ac pakai punya xenia dan kondensor pakai maestro.

Letak kondensor di depan radiator atau si kolong pak????
Beliau bilang ada di kolong karena kondensor gak muat kalau di kasih depan radiator.

Pemasangan ac dan pemakaian seperti terurai di atas seharusnya tidak menyebabkan overheat. Pemasangan seperti itu sudah bagus.

Lalu kami tanya mesin gimana pak menurut bengkel...
Kata bengkel langganan beliau mesin dalam kondisi prima. Orang kalau tanpa ac temp normal kok.

Lalu iseng-iseng kami tanya
Katanya radiator dah baru ya pak harga berapa kemarin belinya....
Beliau menjawab benar radiator baru harga nya 550.000 belinya di jogja kok mas kata beliau...

Dari sini saya mulai curiga jangan-jangan radiator ini yang bermasalah...

Lalu kami tanya lagi,pak itu ori atau kw radiatornya. Kok harganya murah banget...
Beliau menjawab bahwa itu radiator imitasi mas. Yang terbuat dari alumunium dan atas bawah terbuat dari plastik.

Kecurigaan semakin menjadi bahwa ini faktor penyebabnya. Untuk lebih yakin kami tanya lagi...

Itu radiator pipa kapilernya berbentuk pipih atau bulat pak....
Sang bapak pun bilang bahwa pipa kapiler berbentuk bulat dan terbuat dari alumunium. Beliau juga menjelaskan panjang lebar tentang sebelum pakai radiator ini dan sesudah pakai radiator jenis ini. Yang intinya beliau mengatakan sebelum pakai radiator baru ini mobil biasa-biasa aja walau pakai ac. Tidak pernah mengalami overheat. Tapi karena yang lama sudah terlihat usang maka di ganti yang baru agar penampilan lebih keren katanya.

Setelah bapak itu menjelaskan panjang lebar tentang sebab musabab nya akhirnya kami mengambil kesimpulan bahwa mobil ini yang bermasalah adalah radiatornya. Pemilihan bahan dan jenis radiator akan menyebabkan proses pendinginan menjadi tidak sempurna.

Akhirnya kami sarankan bapak untuk mengganti radiator dengan yang original.
Dan bapak itu menyuruh saya untuk membelikan yang ori karena beliau tidak paham yang ori dan yang bukan. Karena kami juga punya stok radiator carry yang ori merk denso,bapak pun setuju untuk memakai punya kami. Sore hari radiator kami paketkan via travel. Esuk hari nyampai pekalongan dan langsung di pasang... Hasilnya luar biasa mau pakai ac maupun tidak temp hanya 1/4 saja itu dah maksimal.

Bahkan sama beliau langsung untuk perjalanan luar kota dan hasilnya bagus sekali. Walau ac nyala terus selama perjalanan temp tetap 1/4.

Kesimpulan atau pelajaran yang bisa kita ambil dari posting ini adalah bahwa pintar-pintarlah kita dalam memilih radiator. Selalu pilih yang ori,,harga memang berbeda tapi daya tahan dan daya pelepass panas jauh lebih efektif dari pada radiator kw.
Kalau anda takut salah dalam memilih pilihlah toko yang rekomended atau serahkan pada bengkel radiator langganan anda yang sudah anda kenal...

Sekian dulu tulisan dari saya tentang mobil carry yang overheat saat menyalakan ac. Semoga bermanfaat dan semoga sukses selalu untuk kita semua.

Tulisan ini kami dedikasikan buat mas Rully di pekalongan
Tulisan ini ada karena anda

Sabtu, 19 April 2014

MOBIL AVANZA TIBA-TIBA OVERHEAT

Mobil avanza dan xenia adalah mobil yang banyak dipakai oleh pengusaha-pengusaha rental atau persewaan.
Mobil avanza dan xenia mesinnya memang bandel dan tahan banting.
Tapi walaupun tahan banting tetap saja ada yang pernah mengalami sedikit problem.
Baik ringan maupun berat.
Seperti kemarin kami mendapat panggilan dari seorang bapak yang mengalami overheat pada mobil avanza nya di wilayah kaliurang.
Ternyata bapak tersebut sedang mengantar beberapa wisatawan ke kaliurang.
Mobil tersebut melayani city tour.beliau mengatakan bahwa dari garasi sampai di ringroad utara mobik tidak mengalalami gejala apa-apa. Tapi begitu memasuki wilayah pakem tiba-tiba indikator temperatur Naik sampai warna merah...
Sama beliau mobil tetap di paksa sampai kaliurang.
Setelah kami lakukan pengecekan radiator baik kondisi air maupun sirkulasi semuanya baik.
Kebocoran yang biasa terjadi pada upper tank juga tidak terjadi.
Langkah terakhir kami coba kami hidupkan ac dan ternyata kipas/fan tidak berputar. Ini ternyata biang overheatnya....
Setelah ketahuan kipaa tidak berputar baru kami teliti lagi apa penyebabnya.
Pertama kami cek kabel,ternyata bagus gak ada yg putus. Cek sekring dan relay juga bagus. Coba cabut soket kipas sekali lagi cek arus listriknya juga bagus.
Terakhir bongkar tu kipas jangan-jangan motor kebakar. Setelah motor kipas di bongkar di lihat-lihat spool masih bagus.
Setelah di bersihkan baru kelihatan penyebabnya,ternyata cool boster/arang sudah habis.
Ya jelas kipas gak berputar orang cool boster sudah gak nempel sama spoolnya. Berhubung saat itu kami tidak punya persediaan cool boster akhirnya cuma saya akali dengan cara bagian per cool boster saya ganjal dgn kertas supaya cool boster tetap bisa nempel sama spool.
Coba di rangkai kembali motor kipasnya dan ternyata muter kipasnya walau putarannya tidak begitu sempurna. Dan kami pun beepesan pada pak sopir bahwa ini hanya bersifat sementara. Dan kami sarankan untuk mengganti cool boster atau ganti motor kipasnya setelah acara tour selesai....

Kesimpulan dari kasus di atas adalah bahwa penyebab overheat tidak hanya dari radiator yang kotor,tapi bisa juga dari kipas radiator.
Buat teman-teman semua semoga tulisan ini bisa memberi sedikit gambaran saat kita mengalami mesin overheat mendadak saat di jalan raya. Semoga bermanfaat dan sukses selalu untuk kita semua.

Salam dari widodo radiator jl.bantul km 4,5 yogyakarta.

Kamis, 17 April 2014

Corona ex saloon overheat

Hari ini secara barengan ada 2 mobil yang sama yakni CORONA EX Saloon 2.0 dan memiliki keluhan yang sama yakni overheat.

Setelah di lakukan pembongkaran dari mobil dan di bongkar radiatornya yang satu jelas sangat kotor dan setelah di lakukan pembersihan dan di pasang kembali ke mobil,niscaya overheat hilang.

Tapi yang satu ternyata berbeda,setelah dilakukan pembongkaran radiator masih terlihat bersih.walau pun ada sedikit kotoran tapi kami rasa belum begitu menjadi penyebab overheat.
Setelah di lakukan pembersihan dan di pasang kembali,ternyata benar gejala overheat masih ada.setelah di lakukan pengecekan lebih lanjut ternyata yang bermasalah adalah fan/kipasnya.
Kipas sebenarnya berputar tapi ternyata arah putarnya yang salah. Setelah pemilik kami tanya beliau bilang kalau kipas baru saja di perbaiki karenal kemarin sempat mati.
Jadi kemarin bapak yang service dinamo salah ternyata nyambung kabel kipasnya.

Sesudah sambungan kami balik dan mesin kami hidupkan alhamduilah oveeheat hilang.

Jadi kesimpulannya biarpun mobil sama sakitnya sama tapi ternyata penyebabnya berbeda....
Itu pengalaman kami hari ini semoga bermanfaat dan buat teman-teman yang
Punya keluhan tentang radiator silahkan datang ke bengkel kami yakni WIDODO radiator jalan Bantul km 4,5 Yogyakarta
Hp 08175460554 atau di bb 751d1c7c

Selamat beraktifitas dan sukses selalu untuk kita semua..

Selasa, 15 April 2014

Blok/core radiator kuningan baru

Blok radiator/core radiator baru terbuat dari tembaga. Bagi sahabat yang ingin mengganti mengganti radiator aluminium miliknya silahkan menghubungi widodo radiator di jalan bantul km 4,5 Yogyakarta.

Selasa, 01 April 2014

FAN RADIATOR CERIA MATI

Radiator Fan, TIDAK HARUS SELALU NYALA! Salah satu topik yang sering nongol dan nongol lagi di milis ini adalah ENGINE OVERHEAT; dan ini TIDAK SELALU DIAKIBATKAN karena radiator fan motor mati. Tapi kalau radiator fan motor MENINGGAL karena satu dan lain hal, pasti akan terjadi overheat, dan jarum indikator suhu mesin lambat atau cepat akan merambat ke kanan, mendekati H(hot) dan kemudian mentok ke kanan; air radiator mendidih masuk/keluar ke tanki cadangan air radiator dengan suara nge-bletuk2 Berikut ini saya share pengamatan saya tentang kelakuan Radiator Fan CERIA yang normal.




  1. Saat pertama kali engine hidup, NORMALNYA fan ini masih mati, gak nyala.
  2. Engine hidup langsam mau pun digeber sesuai maunya penunggang, selama gak pakai AC dan jarum indikator suhu mesin <50 fan="" gak="" li="" mati="" normalnya="" nyala.="" tetap="">
  3. Begitu jarum indikator suhu mesin melebihi 50-60%, NORMALnya baru si fan akan nyala berputar karena thermostat secara mekanikal memuai untuk kemudian secara elektrikal menghidupkan radiator fan motor.
  4. Fan menghembuskan angin kencang ke kisi2 radiator, membantu pendinginan air radiator yang juga disirkulasikan oleh water pump. Air radiator berangsur turun suhunya, thermostat secara mekanikal kembali ke posisi semula (relatif dingin) untuk kemudian secara elektrikal memutus aliran listrik ke radiator fan motor, fan akan mati - berhenti berputar.
  5. Keadaan tersebut pada butir 3-4 di atas berulang-ulang terjadi selama engine hidup baik mobil berhenti mau pun jalan. Dalam keadaan tanpa AC, terlihat pada jarum indikator suhu mesin (air radiator) yang naik-turun-naik-turun dst antara posisi sekitar 40-60%. JIKA DENGAN AC dinyalakan, fan langsung nyala berputar dan umumnya indikator suhu mesin akan naik turun pada range 15-60%. Kombinasi perkabelan sistem AC dan kelakuan thermostat/switch yang mengatur ini semua.
  6. Jika terjadi overheat, sebabnya bisa macem-macem; yang terbanyak memang karena radiator fan mogok, macet, meninggal baik secara mekanikal mau pun elektrikal. Penyebab lain yang bisa berakibat overheat bisa karena (a) kebocoran/habisnya air radiator entah karena tutup radiator bocor, atau bocor di titik2 kisi radiator, di selang2 karet, di pipa, di 3way 4 way, di paking mesin dan tempat2 lainnya - umumnya gejala ini dimulai dengan seringnya air di tangki cadangan radiator menyusut. (b) water pump tidak berputar atau fungsinya menurun, (c) jeroan radiator kotor atau mampet di sana sini sehingga pendinginan air tidak maksimal, (d) radiator fan motor mati pada saat seharusnya berputar (lihat butir 3 di atas) DAN INILAH YANG PALING SERING TERJADI.

KESIMPULAN, sebelum melakukan tindakan tertentu untuk perbaikan, sebaiknya diikuti dulu pengamatan kelakuan mesin mobil kita, normal atau tidak - oleh yang cukup berpengalaman. Setiap pemilik bengkel yang jujur dan tepercaya pasti akan melakukan pengamatan ini, demikian juga bengkel2 K5 spesialis radiator, dinamo dan motor yang baik. Selamat menikmati CERIA kesayangan, kita tunggu komentar dan sharing pengalaman dari sobat2